You are here:--YUK KITA CARI TAHU GAYA BELAJAR ANAK KITA…

YUK KITA CARI TAHU GAYA BELAJAR ANAK KITA…

Setiap individu memiliki keunikannya masing-masing. Begitu pula dengan gaya belajar. Setiap individu memiliki gaya belajarnya masing masing. Walaupun kita bersekolah di sekolah yang sama, bukan berarti kita akan memiliki gaya belajar yang sama dengan teman-teman kita. Walaupun kita berasal dari keluarga yang sama, tidak menutup kemungkinan kita akan memiliki gaya belajar yang berbeda dengan saudara saudara kita.

 

Jika kita perhatikan anak anak di kelas, ada yang terlihat sangat fokus mendengarkan menjelasan guru, ada juga yang terkesan ‘cuek’ saat guru menjelaskan, sering juga terlihat anak yang sibuk mencatat apa yang dijelaskan oleh guru, atau ada juga anak yang asik bermain, dan lain-lain.

 

Tidak hanya itu, jika kita memperhatikan gaya belajar anak-anak di rumah, ada  anak yang harus menutup pintu kamarnya rapat rapat jika sedang belajar. Ada anak yang sibuk mencatat kembali apa yang dipelajarinya. Namun, ada juga anak yang dapat belajar sambil mendengarkan musik yang cukup keras, dan lain-lain

 

Namun, yang membuat kita terkejut adalah, anak yang terkesan cuek atau bermain saat guru menjelaskan, atau anak yang belajar sambil mendengarkan musik yang cukup keras, ternyata saat ditanya atau saat diberikan latihan, anak-anak tersebut dapat menjawab pertanyaan yang diberikan  dengan baik dan benar. Mengapa hal ini dapat terjadi?.

Hal ini dikarenakan anak-anak tersebut memiliki gaya belajar yang berbeda-beda.

 

Apapun gaya belajar yang dimiliki oleh anak-anak, tujuannya adalah sama, yaitu untuk mempermudah anak tersebut dalam menangkap dan memahami materi pelajaran. Oleh sebab itu penting kiranya jika anak dan juga orang tua memahami apa gaya belajar anak-anak kita, agar kita dapat memberikan dukungan yang sesuai dengan gaya belajar anak.

 

Ada 3 model gaya belajar yang biasa dikembangkan oleh anak, yang memiliki ciri dan karakteristiknya masing-masing, yaitu:

 

 

 

VISUAL

Gaya belajar visual (Visual Learner) adalah gaya belajar yang menitikberatkan pada kemampuan ketajaman penglihatan. Anak-anak dengan gaya belajar ini dapat dengan mudah menangkap materi jika disertai gambar gambar. Mereka juga sering membuat coretan coretan yang dapat membantunya memahami materi. Anak dengan gaya belajar visual ini biasanya sangat menyukai keberagaman warna, karena dengan berbagai warna, dapat mempermudah dalam mempelajari atau mengingat materi.

 

AUDITORY

Gaya belajar Auditory (Auditory Learner) adalah gaya belajar yang berfokus pada ketajaman pendengaran. Anak dengan gaya belajar auditory sangat menekankan pendengaran sebagai alat utama untuk menangkap dan menyerap informasi atau materi.

 

KINESTETIK

Anak dengan gaya belajar Kinestetik (Tactile Learner) biasanya mengahruskan anak untuk menyentuk atau bereksperimen dengan materi belajar terlebih dahulu agar anak dapat dengan mudah menagkap, memahami, maupun mengingat materi pelajaran tertentu. Anak dengan gaya belajar ini juga membutuhkan adanya gerakan saat belajar.

 

Biasanya anak tidak tahan untuk duduk berlama-lama mendengarkan penjelasan guru. Namun, jika penjelasan dilakukan dengan disertai gerakan anak akan lebih mudah untuk mengerti. Misalnya saja, untuk belajar berhitung, kita dapat mendukung anak dengan menyediakan balok balok kecil agar anak dapat menggerakkan balok balok tersebut sambil belajar berhitung. Atau ketika belajar tentang hewan tertentu, anak dapat diperlihatkan hewan yang bersangkutan.

 

Selain ketiga gaya belajar tersebut di atas, terdapat juga gaya belajar yang merupakan perpaduan antara dua atau tiga gaya belajar, misalnya: visual auditory, auditory kinestetik, dan lain-lain. Ciri-ciri nya juga merupakan perpaduan dari ciri-ciri gaya belajar yang telah dijelaskan di atas.

 

Dengan mengetahui gaya belajar anak, diharapkan orang tua dan juga sekolah dpat membuat bahan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik gaya belajar anak, sehingga dapat membantu dan memudahkan anak dalam menangkap, memahami, dan mengingat informasi dan materi belajar yang disampaikan.

By |2019-09-20T03:14:31+00:00February 21st, 2019|Categories: Parenting|0 Comments

Leave A Comment