You are here:--KEPRIBADIAN INTROVERT, EXTROVERT, AMBIVERT

KEPRIBADIAN INTROVERT, EXTROVERT, AMBIVERT

Kepribadian manusia menurut Allport adalah organisasi yang dinamis dari system psikofisik dalam individu yang turut menentukan cara-caranya yang unik atau khas dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

 

Banyak jenis jenis kepribadian yang dikemukakan oleh para ahli psikologi, namun dalam hal ini kita membahas jenis kepribadian introvert, ekstrovert, dan ambievert.

 

Seorang ahli psikologi Carl Jung, membedakan kepribadian menjadi 3 jenis, yaitu:

  1. Introvert (Introversion),
  2. Extrovert (Extraversion), dan
  3. Ambievert (Ambiversion)

 

 

Introvert (Introversion)

Orang yang berorientasi  ke ‘dalam’ diri mereka sendiri (inward thinking). Mereka tertarik pada ide, pemikiran, dan konsep sehingga orang-orang  introvert sangat menyukai suasana tenang untuk menyendiri, berpikir ataupun melakukan aktifitas secara sendiri daripada di tempat yang banyak orang. Orang yang memiliki sifat introvert cenderung menutup diri dari kehidupan luar.

 

Ciri-ciri Introvert antara lain : lebih senang bekerja sendirian, senang berimaginasi, pemikir, pemalu, lebih sulit bergaul, lebih senang mendengarkan dibandingkan bercerita, sennag menyendiri, dll.

 

 

 

 

Extrovert (Extraversion)

Adalah orang-orang yang berorientasi ke ‘luar’ diri mereka (outward thinking). Mereka lebih banyak beraktifitas dan lebih sedikit berpikir, lebih senang berada dalam keramaian atau kondisi dimana terdapat banyak orang, daripada di tempat yang sunyi.

 

Ciri dari orang ekstrovert adalah outgoing, pandai bersosialisasi, aktif, senang beraktifitas, lebih senang bercerita, senang mengobrol, dan lebih mudha mengungkapkan perasaan.

 

 

Ambivert (Ambiversion)

Ambivert adalah kepribadian yang istimewa, ia seorang introvert dan juga bisa menjadi extrovert. Mereka dapat berubah-ubah dari introvert menjadi extrovert, atau sebaliknya.

 

Ciri-ciri seseorang memiliki kepribadian ambivert ntara lain: nyaman berada di keramaian, tidak selalu diam, mampu berbicara sesuai situasi dan kondisi, sulit melakukan suatu perencanaan, sifatnya sering berubah ubah, dan lain lain.

 

Ambivert memiliki sisi kepribadian introvert dan extrovert. Karena itu orang ambivert dapat nyaman dengan situasi ramai dan menikmati interaksi sosial, namun mereka juga  dapat menikmati saat mereka sendirian atau jauh dari keramaian.

 

Dengan adanya dua sisi kepribadian yang ada di dalam diri mereka, juka kelebihan diantara keduanya dapat dioptimalkan, maka seorang ambivert dapat lebih berhasil dalam menjalani kehidupan bersosial.

 

Kelebihan yang dimiliki oleh orang ambivert antara lain: lebih mampu untuk menyesuaikan diri dan menikmati berbagai situasi, dapat mengerjakan tugas kelompok ataupun individual, dapat kompromi dengan berbagai percakapan, memiliki intuasi yang lebih tajam, cenderung tidak terlalu banyak menuntut, mudah beradaptasi, cenderung lebih mandiri, dan lain lain.

 

Sama halnya dengan tipe kepribadian yg lain, kepribadian seseorang dapat terbentuk karena faktor keturunan atau faktor lingkungan. Kedua faktor tersebut yang akan mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang.

 

 

 

 

 

Rena Masri, S. Psi, M. Si, Psikolog

Psikolog Klinis Dewasa

By |2019-10-03T02:34:54+00:00February 21st, 2019|Categories: Kepribadian|0 Comments

Leave A Comment