You are here:--BODY SHAMMING

BODY SHAMMING

Body shaming merupakan sikap atau perilaku yang negatif terhadap penampilan fisik seseorang (termasuk di dalamnya berat badan, warna kulit, tinggi badan, dan masih banyak lagi). Hal ini biasanya dilakukan dengan mencela orang lain atau diri sendiri karena penampilan fisiknya. Misalnya, mengejek orang lain karena dia gendut, mencela orang lain karena hidungnya tidak mancung, ataupun mengejek seseorang karena berkulit gelap.

Penyebab utama dilakukannya body shaming adalah karena persepsi tertentu tentang fisik atau penampilan seseorang. Misalnya yang dianggap ideal dan sempurna adalah yang kulitnya putih, rambutnya panjang, hidungnya mancung.

Kita perlu berhati hati, karena body shaming ini termasuk dalam bullying. Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa seseorang melakukan body shamming kepada orang lain, antara lain:

  • pelaku senang karena saat melakukan body shaming, orang orang lain ikut tertawa
  • balas dendam
  • perasaan senang atau puas melihat orang lain susah atau sedih
  • dll

Lalu, apa saja dampak yg bisa ditimbulkan kepada korban body shaming?. Body shaming bisa menyebabkan citra diri menjadi negatif, perasaan tidak berharga, bahkan bisa mengarah kepada stress dan depresi. Orang yang citra dirinya negatif biasanya juga akan melakukan berbagai cara agar penampilannya bisa “diterima”. Hal ini bisa menyebabkan sesorang mengalami misalnya gangguan bulimia ataupun anorexia nervosa agar tubuhnya menjadi lebih kurus.

Oleh sebab itu, sebaiknya kita membangun citra diri yang positif, sehingga kita nyaman dengan bentuk tubuh kita dan memiliki kepercayaan diri yang baik. Tekankan kepada diri kita sendiri bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing masing.

Rena Masri, S. Psi, M. Si, Psikolog

Psikolog Klinis

By |2019-10-03T02:45:32+00:00February 21st, 2019|Categories: Kesehatan Mental|0 Comments

Leave A Comment