You are here:-, Relasi & Cinta-Mengembangkan Rasa Cinta Antar Pasangan

Mengembangkan Rasa Cinta Antar Pasangan

Perasaan cinta merupakan hal yang yang penting bagi kita karena dapat mempengaruhi kehidupan kita. Cinta itu sendiri merupakan suatu emosi yang unik, penting, dan mendalam, yang timbul dari hubungan erat yang signifikan dengan orang lain, di mana pada hubungan itu terdapat pemenuhan kebutuhan emosi, perhatian, dan penerimaan dari orang yang dicintai, serta mengatasi perasaan terasing dan kesendirian untuk mencapai integritas dirinya.

Mengapa seseorang bisa mencintai orang lainnya tentu dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya saja:

  • ketertarikan secara fisik
  • penampilan
  • kesamaan minat
  • kepribadian
  • kecerdasan
  • seringnya bertemu
  • kecocokan dalam hal tertentu
  • kenyamanan
  • dan lain sebagainya

Pada kehidupan keseharian kita, sering kita jumpai pasangan yang saling mencintai, dimana kedua belah pihak saling merasa nyaman dan aman berdampingan satu sama lain. Banyak juga kita jumpai seseorang yang mencintai orang lain, namun orang lain tersebut tidak merasakan hal yang sama. Tentu saja banyak faktor yang mendasari mengapa perasaan cinta tersebut tidak saling bertautan.

Selain itu, kita jumpai pula dimana seseorang yang mampu mencintai dan mempertahankan cintanya kepada pasangannya dengan waktu yang sangat lama. Ia mampu untuk terus mengembangkan cinta sehingga perasaan cinta terhadap pasangannya tidak pernah padam.

Menurut Sternberg (1988), cinta terdiri dari 3 komponen, yaitu intimacy, passion, dan commitment. Komponen – komponen ini dapat mempengaruhi perkembangan perasaan cinta kepada pasangan kita.

Intimacy mengarah pada perasaan kedekatan hubungan, yaitu kedekatan yang dirasakan oleh 2 orang dan kekuatan ikatan yang menyatukan mereka. Pasangan yang memiliki keintiman yang tinggi biasanya lebih memperdulikan kesejahteraan dan kebahagiaan satu sama lain, serta saling memahami. Passion mengacu pada aspek aspek romantic dan aspek seksual dalam hubungan. Sedangkan commitment merupakan ketetapan hati untuk mempertahankan cinta.

Pasangan yang ingin mendapatkan hubungan cinta yang memuaskan dan bertahan lama, tentu saja sebaiknya ketiga komponen cinta ini perkembang secara seimbang. Sternberg (1988) menamakan hubungan cinta seperti ini sebagai consummate love, dimana kombinasi antara komponen-komponennya seimbang. Jika hubungan cinta pada pasangan dapat berjalan seperti ini, besar kemungkinan perasaan cinta yang tumbuh akan bertahan lama atau tidak pernah padam.

Dalam keseharian, sering kita jumpai pria yang tidak dapat mempertahankan cinta kepada pasangannya. Namun, banyak juga kita temui pria yang dapat mempertahankan perasaan cinta kepada pasangannya sehingga perasaan cinta tersebut tidak pernah padam. Sebenarnya sikap dan perilaku seperti apa yang dapat dilakukan oleh seorang pria untuk mempertahankan cinta:

  • Peganglah selalu komitmen yang telah dibuat bersama pasangan
  • Tetapkan tujuan dari hubungan
  • Komunikasi yang efektif
  • Luangkan waktu bersama
  • Saling toleransi dan adaptasi
  • Tidak malu untuk minta maaf dan memaafkan
  • Komunikasikan tentang hubungan seksual
  • Saling jujur dan terbuka satu sama lain
  • Berusaha untuk tambil sehat dan menarik

Perasaan cinta juga berpengaruh terhadap kesehatan jiwa dan raga kita, misalnya saja:

  • Rasa cinta yang berkembang secara tepat membuat hormon hormon yang ada dalam tubuh kita ikut bereaksi sehingga dapat membuat kita merasa nyaman.
  • Mencintai dan dicintai juga membuat kita menjadi lebih percaya diri dan lebih dapat menghargai diri kita sendiri.
  • Berusaha untuk tambil sehat dan menarik untuk pasangan, tentu kita akan menjaga kesehatan dengan berolah raga dan makan makanan yang bergizi.
  • Dengan mengembangkan toleransi terhadap pasangan, kita belajar untuk mengontrol emosi, sehingga emosi kita dapat lebih stabil, lebih tenang, dan terkontrol.
By |2019-10-03T02:41:41+00:00January 20th, 2019|Categories: Pernikahan, Relasi & Cinta|0 Comments

Leave A Comment