You are here:--Manfaat Dongeng

Manfaat Dongeng

Mendongeng merupakan salah satu kegiatan yang tentu saja mendongeng dapat menigkatkan bonding antara anak dengan orang tua. Namun, yang perlu kita ingat tema dari dongeng diberikan sesuai dengan usia anak.

Mendongeng dapat menjadi sarana meningkatkan bonding, karena dalam mendongeng ada interaksi yang terbagun. Proses mendongeng yang dilakukan dengan  kreatif dan ekspresif biasanya membuat anak semakin tertarik untuk mendengarkan. Bonding juga terjadi saat anak dan orang tua sama sama mendiskusikan tentang tema dongeng yang akan dibawakan, pelukan dan sentuhan yang terjadi selama mendongeng juga akan memperkuat bonding di antara mereka.

Misalnya saja dongeng yang dibawakan oleh orang tua saat anaknya akan tidur. Orang tua bisa mendongeng sambil mengusap kepala anak, memeluk, mencium, sehingga anak merasa lebih tenang, nyaman, dan aman. Hal ini dapat memperkuat kualitas hubungan antara orang tua dan anak. Dongeng yang dibawakan dengan kreatif dengan memperhatikan ekspresi, intonasi suara, alat peraga, dll juga dapat lebih membuat anak tertarik dan mengembangkan imaginasi serta membangun kecerdasan emosional anak. Dongeng yang dibacakan melalui buku cerita tentu saja dapat mempengaruhi perkembangan minat baca anak. Dan semua kegiatan mendongeng ini dengan berbagai macam variasinya, akan membuat bonding anatara orang tua dan anak menjadi semakin berkembang.

 

Dongen biasanya dibawakan dengan menggunakan suara dan bahasa verbal, oleh sebab itu, dongeng dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan verbal anak. Selain itu, dongeng juga dapat menambah dan memperkaya kosa kata anak.

Contohnya untuk anak yang baru memulai tahap berbicara, dengan mendengarkan dongeng, anak menjadi lebih terstimulasi untuk mengucapkan kata kata yang ada dalam dongeng tersebut. Misalnya saja, dalam dongeng ada cerita anak yang senang menyanyi dan sering menyanyikan sepenggal lagu tertentu, anak yang mendengarkan dapat termotivasi untuk ikut mengulang ngulang sepenggal lagu yang dinyanyikan tersebut. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan verbal anak. Selain itu, kosa kata anak juga akan bertambah karena dogeng biasanya lebih menekankan kepada cerita dengan menggunakan rangkaian kata kata. Misalnya saja dongeg tentang hewan, dimana diceritakan ada hewan tertentu yang belum pernah diketahui oleh anak, dengan mendengar dongeng hewan tersebut, kosa kata anak tentang variasi hewan juga akan bertambah.

Karena dongeng dapat menstimulus kemampuan verbal anak, dongeng juga dapat digunakan sebagai salah satu sarana terapi, khususnya terapi wicara atau bahasa. Namun, tentu saja, terapi tersebut juga harus disertai dengan kegiatan terapi lainnya. Namun, dongeng dapat dimasukkan ke dalam satu satu kegiatan terapi untuk anak.

Selain meningkatkan bonding dan meningkatkan kemampuan verbal, manfaat lain dari dongeng adalah untuk mengajarkan nilai nilai positif kepada anak. Hal ini menjadikan dongeng juga dapat dilakukan sebagai salah satu alat bantu dalam terapi perilaku. Dalam hal ini diharapkan dengan dongeng, karakter anak menjadi lebih baik, nilai nilai yang dianut anak juga menjadi lebih positif. Karena nilai nilai tentang ketuhanan, kepercayaan diri, kejujuran, pertemanan, dan lain lain sangat penting untuk dibangun sedini mungkin.

Untuk anak anak yang misalnya menjadi korban gempa bumi atau hal lainnya yang menimbulkan trauma tertentu, dongeng juga dapat dilakukan untuk membantu anak anak meredakan trauma yang terdapat dalam dirinya. Paling tidak, anak bisa menjadi lebih rileks, tenang, santai, bahagia, dan semangat.

By |2019-10-03T03:07:16+00:00January 20th, 2019|Categories: Parenting|0 Comments

Leave A Comment