You are here:--Erotomania

Erotomania

Pada umumnya seseorang memiliki idola dalam hidupnya. Idola ini bisa merupakan anggota keluarga, tokoh social, tokoh politik, guru, artis, dan lain-lain. Alasan awal seseorang memiliki idola biasanya diawali karena kekaguman. Kekaguman ini juga sangat bervariasi, mulai dari kekaguman secara fisik, kepintaran, kekayaan, dan lain sebagainya.  Kekaguman kepada seseorang ini akhirnya menyebabkan orang tersebut mencari informasi lebih jauh dan lebih dalam tentang idolanya.

Sebenarnya mengidolakan seseorang adalah hal yang wajar jika memang dilakukan secara wajar dan tidka berlebihan. Dan dalam kehidupan nyata, mereka pun tetap menjalin pertemanan dan persahabatan dengan orang orang lain dan dengan role model yang nyata.

Yang banyak berkembang saat ini adalah dimana seseorang mengidolakan idolanya secara berlebihan, sehingga apapun yang dipakai, diperbuat, dikatakan, dll diikuti tanpa melakukan filter terlebih dahulu. Hal ini yang sangat berbahaya untuk dilakukan.

Jika mengidolakan seseorang itu dilakukan secara berlebihan maka ada beberapa dampak negative yang akan muncul, seperti:

  • Tidak rasional. Semua hal terkait idolanya dianggap benar dan keren, sehingga batasan batasan positif dan negative menjadi tidak jelas.
  • Meniru semua hal dari idolanya. Mereka cenderung meniru apa yang digunakan, ditampilkan, atau dilakukan oleh idolanya. Misalnya, memotong rambut dengan potongan yang sama, menggunakan baju dengan model yang sama, menggunakan aksen bicara yang biasa digunakan oleh idolanya, melakukan gerakan gerakan tertentu yang sering dilakukan oleh idolanya.K
  • Kehilangan identitas diri. Karena mereka mengikuti apa yang dilakukan oleh idola mereka, dari mulai gaya berpakaian, gaya jalan, riasan wajah, perilaku, dll. Sehingga karakter dan kepribadian seseorang tidak lagi muncul.
  • Kesulitan membuat prioritas secara baik. Karena biasanya semua hal yang berkaitan dengan idolanya dijadikan prioritas, walaupun sebenarnya ada hal lain yang lebih penting
  • Keyakinan keyakinan salah tentang idolanya. Misalnya mereka yakin bahwa idolanya juga mencintai mereka. Keyakinan keyakinan ini akan mengarah kepada berkembangnya delusi. Yang pada akhirnya dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan erotomania.

Erotomania atau biasa dikenal dengan de Clerambault’s syndrome merupakan suatu bentuk gangguan kepribadian dimana seseorang memiliki keyakinan bahwa ada seseorang (biasanya memiliki status sosial yang lebih tinggi, seperti: artis, orang terkenal, pemain music, penyanyi, dll) memiliki perasaan cinta kepada orang yang mengalami gangguan tersebut, bahkan bisa sampai menyakini bahwa mereka memiliki suatu bentuk hubungan intim.

Erotomania ini tidak hanya terjadi pada seorang penggemar terhadap idolanya. Gangguan ini bisa terjadi pada siapa saja. Perasaan merasa dicintai oleh seseorang bisa dialami oleh berbagai kalangan, seperti merasa dicintai oleh tetangga rumah, teman sekolah, saudara atau rekan kerja.

Salah satu hal yang sering dilakukan oleh penderita erotomania adalah menjadi stalker di sosial media. Dan tidak jarang pula mereka melakukan hal yang berbahaya demi melindungi seseorang yang dianggap mencintainya.

Ciri ciri erotomania antara lain:

  • Merasa bahwa seseorang berusaha melakukan komunikasi dengannya, misalnya melalui sosial media, melalui gera gerik, dll
  • Merasa orang lain mengikuti, mengintip, dan mengejar ngejar
  • Mengirimkan seseuau kepada seseorang yang dianggap mencintainya, seperti surat, bunga, hadiah, dll
  • cemburu jika orang tersebut dengan orang lain
  • tidak tertarik melakukan aktivitas lain selain aktivitas yang berhubungan dengan orang yang dianggap mencintai dirinya
By |2019-10-03T03:06:58+00:00January 20th, 2019|Categories: Kesehatan Mental|0 Comments

Leave A Comment