You are here:-, Relasi & Cinta-Cinta Yang Sempurna, Apakah Mungkin? Yuk Kenali Tipe Cintamu

Cinta Yang Sempurna, Apakah Mungkin? Yuk Kenali Tipe Cintamu

Donec finibus sit amet orci eget ultricies. Praesent posuere ante ut erat fringilla, vestibulum placerat metus mattis. Aenean dictum vitae nisl nec tempor. Proin varius turpis ut sem porttitor varius. Sed aliquet mi at libero ultrices consectetur. Vivamus egestas, metus quis egestas egestas, tortor justo pharetra diam, et dapibus massa nibh dapibus risus. Sed ut massa sodales, elementum magna vitae, malesuada.

“In eu ultricies lacus. Phasellus non ante nec neque imperdiet congue. Donec sed lectus eu mi tincidunt rhoncus non a metus. In hac habitasse platea dictumst”

Pernahkan Anda merasa hubungan Anda stagnan dengan pasangan ?, dimana Anda merasa sudah tidak ada ketertarikan baik fisik maupun emosional dengan pasangan Anda. Tetapi Anda masih tetap bertahan dalam hubungan tersebut. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Sternberg mengemukakan bahwa dalam suatu relasi cinta terdapat 3 komponen yang membentuk tipe relasi cinta, yaitu: intimacy, passion, decision atau commitment.

Komponen intimacy menunjukkan kedekatan, keterkaitan, dan keterikatan perasaan dalam hubungan cinta.

Passion menunjukkan dorongan romantic, ketertarikan secara fisik, gairah seksual, dan kesenangan dalam hubungan cinta.

Sedangkan komponen decision atau commitment terdiri dari 2 aspek, yaitu short term dan long term. Short term adalah keputusan untuk mencintai seseorang, sedangkan long term adalah komitmen untuk mempertahankan cinta tersebut.

Berdasarkan ketiga komponen cinta ini, Sternberg membagi cinta kedalam 7 tipe. Yang membedakan dari ketujuh tipe cinta tersebut adalah kuatnya komponen-komponen cinta yang ada di dalamnya.

7 tipe cinta tersebut adalah:

  1. Liking

Tingginya komponen intimacy tetapi passion dan commitment rendah. Tipe ini menunjukkan suatu perasaan dan pengalaman dalam hubungan seperti persahabatan, dimana seseorang merasa dekat, membutuhkan, dan hangat bersama orang lain tanpa ada gairah yang intens atau komitmen.

  1. Infatuation

Tingginya komponen passion tetapi komponen intimacy dan commitment rendah. Tipe cinta ini merupakan cinta pada pandangan pertama atau umumnya terobsesi pada pasangan yang dicintai sebagai seseorang yang lebih sempurna

  1. Empty love

Komponen commitment yang tinggi, sedangkan passion dan imtimacy rendah. Tipe cinta ini seringkali ditemukan dalam ‘stagnant relationship’, yang dapat berlangsung beberapa tahun lamanya namun kehilangan keterikatan emosi dan ketertarikan fisik.

  1. Romantic love

Adalah kominasi dari intimacy dan passion, tanpa commitment. Tipe cinta ini mirip dengan liking, namun ditambah dengan ketertarikan fisik maupun ketertarikan secara emosional.

  1. Companionate love

Terdiri dari intimacy dan commitment, tanpa passion. Tipe cinta ini seringkali terdapat pada hubungan persahabatan yang telah lama atau pada pernikahan yang tidak begitu mementingkan fisik.

  1. Fatuous love

Hanya terdiri dari commitment dan passion, tanpa intimacy.

  1. Consummate love

Adalah kombinasi yang seimbang antara intimacy, passion, dan commitment. Tipe cinta ini adalah tipe cinta yang diharapkan pada setiap pasangan, khususnya pada hubungan romantis

Selain 7 tipe diatas, Sternberg juga mengemukakan adanya tipe ‘non love’, yaitu dimana ketiga komponen cinta tidak terdapat di dalam hubungan yang terjalin.

Komponen komponen cinta ini tidak bersifat statis, melainkan mengalami perubahan dengan adanya selang waktu atau kondisi tertentu dalam suatu hubungan.

Bagaimana cara untuk mempertahankan keseimbangan komponen komponen cinta dalam suatu hubungan, yuk kita lihat tips dibawah ini.

Tips untuk meningkatkan intimacy dalam hubungan:

  • Melakukan aktifitas bersama pasangan
  • Mencoba hal hal baru yang belum pernah dilakukan, seperti hiking, masak bersama, dll
  • Bagi yang sudah menikah, bisa menyempatkan diri berlibur hanya bersama pasangan tanpa anak anak.
  • Menjaga komunikasi 2 arah yang baik

Tips untuk meningkatkan passion dalam suatu hubungan:

  • Merawat diri dan menjaga kebersihan diri
  • Menjaga dan memperhatikan kesehatan tubuh
  • Diskusikan dengan pasangan preferensi dari penampilan (cara berpakaian, model rambut, dll) yang diharapkan. Dengan catatan, preferensi tersebut tidak memaksa dan sesuai dengan kehendak pasangannya.
  • Berilah pujian atau reward

Tips untuk meningkatkan komitmen:

  • Melakukan evaluasi hubungan secara konsisten
  • Terbuka dan jujur terhadap pasangan
  • Percaya pada niat baik pasangan, bahkan pada saat mengalami masalah.
  • Lebih banyak menggunakan pola komunikasi i message
  • Lebih mengutamakan pasangan, namun disesuaikan dengan konteks keluarga dan budaya masing masing
By |2019-10-03T02:52:53+00:00January 20th, 2019|Categories: Pernikahan, Relasi & Cinta|0 Comments

Leave A Comment